Tentang Buat Puisi Tentang Ibu Estetis
Dalam gerak lembut fajar ia datang,
Wanita kuat dengan senyum tenang.
Waktu berdansa di matanya yang teduh,
Mewarnai dunia dengan sejuta peluk hangat penuh.
Tangannya laksana kanvas yang melukis hidup,
Ia menenun kasih dengan benang yang tak pernah putus.
Keindahan hatinya memancar dalam sejuta warna,
Membentuk dunia menjadi lapang dan bercahaya.
Ia tak butuh mahkota untuk menjadi ratu,
Cukup dengan tatap tulus penuh rindu.
Jiwanya yang halus, bak bunga yang mekar,
Di taman hidup, melindungi dari segala debur ombak yang kasar.
Suara lembutnya bagai alunan bait puisi,
Mengalirkan kehangatan di antara sunyi.
Ia adalah pelukis senja yang tak pernah pudar,
Mengajarkan cinta yang tak ternilai dan tak pernah kelakar.
Oh ibu, estetika cinta dalam wujud nyata,
Kehadiranmu adalah anugerah ciptaan sempurna.
Kami bersyukur untuk keindahan yang kau bawakan,
Setiap hari, kasihmu adalah nafas kehidupan.